Tentang Kami

Sambutan

Tentang Kami

Sambutan

David Herman Jaya

Ketua Umum PSMTI Pusat

Koko Cici Jakarta adalah sepasang muda-mudi Jakarta yang terpilih sebagai Duta Pariwisata, Duta Sosial & Duta Budaya Tionghoa. Di era globalisasi dan modernisasi saat ini, banyak generasi muda yang semakin individualistis, tidak mengenal tempat mereka tumbuh dan dibesarkan, tidak ada rasa kepedulian dengan sesama manusia serta tidak ada ketertarikan untuk melestarikan kebudayaan Tionghoa.

Ada sebuah pepatah dari Konfusius mengatakan Wen Gu Zhi Xin yang berarti semakin kita mempelajari sejarah, semakin kita mengerti hal yang tepat untuk di masa depan, bahkan Theodore Roosevelt (Mantan Presiden Amerika) juga mengatakan hal yang serupa: “The more you know about the past, the better you are for the future.” Generasi muda adalah generasi penerus bangsa, dengan mengenal potensi yang dimiliki bangsa dan memperkenalkannya ke masyarakat luas adalah salah satu hal yang membentuk masa depan anak bangsa.

Berikut potensi pariwisata yang dapat digali di Jakarta:
1. Monumen dan Bangunan Bersejarah
(Monas, Monumen Selamat Datang , Museum-museum dll).
2. Tempat Hiburan untuk Rekreasi & Edukasi
(Ancol, TMII-TBTI, Planetarium dll).
3. Tempat Ibadah
(Masjid Istiqlal, Gereja Katedral, Klenteng-klenteng dll).

Tidak hanya berhenti di penggalian potensi pariwisata Jakarta saja, Koko Cici Jakarta juga diharapkan sebagai wadah untuk mendidik generasi muda peduli lingkungan dan sesamanya, serta mengenal dan tidak segan ataupun malu untuk melestarikan budaya Tionghoa kedepannya. Karena yang bisa dan yang akan meneruskan budaya Tionghoa adalah generasi Tionghoa sendiri. Masing-masing suku dan budaya mempunyai kekhasannya sendiri dan yang akan melestarikan kekhasan kebudayaannya itu sendiri seharusnya adalah generasi muda suku dan budaya tersebut.

Akhir kata, “Ingatlah akar budaya dan tempatmu tumbuh dibesarkan, karena hal itulah yang akan menjadi pondasi kehidupan dan sayap masa depan kalian, serta kepedulian akan lingkungan dan sesama adalah nilai lebih kehidupan seseorang.” Semangat positif ini diharapkan untuk terus disebarkan ke seluruh masyarakat luas dan bahkan dapat terus berlanjut saat regenerasi Koko Cici Jakarta berikutnya.

KOKO TJONG IWAN

Ketua Ikatan Koko Cici Indonesia

Da jia hao

Potensi wisata dan beragam budaya yang dimiliki Indonesia adalah harta yang tak ternilai. Membentang dengan apik dari Sabang sampai Merauke, menjadikannya zambrud khatulistiwa dengan daya tarik yang tak terbantahkan. Hal itu tentunya patut kita syukuri. Bak pusaka yang harus kita jaga, cintai, dan terus wariskan ke generasi-generasi selanjutnya.

Koko Cici Jakarta adalah salah satu bukti konkrit yang dapat dilakukan oleh kaum muda di Tanah Air untuk ambil bagian secara aktif dalam mempromosikan pariwisata, khususnya yang ada di kota Jakarta, dan melestarikan kebudayaan Tionghoa yang juga merupakan bagian dari kebudayaan Indonesia.

Koko Cici Jakarta yang telah hadir sejak 15 tahun silam adalah pionir dalam ajang pemilihan serupa. Saya berharap Koko Cici Jakarta dapat menjadi barometer dan terus menginspirasi Koko Cici provinsi lainnya, untuk bersama-sama berkarya bagi Indonesia.

Dalam lingkup yang lebih luas lagi, saya juga berharap Koko Cici Jakarta dapat menjadi barisan terdepan mewakili suku Tionghoa dalam masyarakat ibu kota yang sangat majemuk. Menjadi masyarakat yang berbaur, saling menghargai, dan tolong menolong. Agar semboyan Bhineka Tunggal Ika benar-benar dihayati dan diaplikasikan dalam kehidupan sosial sehari-hari. Dengan demikian, kita akan mendorong persatuan dan kerukunan, baik di kota Jakarta dan tentunya di Indonesia.

Salam Pesona Indonesia!

Xie Xie